6

Cara menghadapi Si Kecil Yang Manja

menghadapi si kecil yang manjaSetelah kita mengetahui tentang efek negatif jika anak terlalu dimanja dan juga penyebab-penyebab anak menjadi manja, tentunya perlu kita ketahui juga bagaimana cara menghadapi si manja. Hal ini penting supaya kita bisa menyikapi si manja dengan sikap yang baik dan bijak. Tidak ada kata terlambat kan untuk membuat si kecil menjadi anak yang pintar dan mandiri? Karena jika sikap manja si kecil dibiarkan begitu saja, maka dikhawatirkan sikap itu akan melekat pada dirinya hingga dia besar nanti. Wah.. tentu repot sekali kan jika udah besar tapi sikap manjanya gak ketulungan hihi. Diantara cara bagaimana menghadapi anak yang manja adalah:

  1. Orang tua harus mempunyai kemauan untuk tidak lagi memanjakan anak. Perilaku manja salah satunya adalah karena selama ini apa saja yang ia inginkan selalu dituruti. Mulailah untuk tidak memanjakan anak dan ajarkan hidup mandiri dari hal-hal yang kecil, misalnya biasakan anak mengambil baju seragam sendiri, atau mengambil makan dan minum sendiri.
  2. Anda sebagai orang tua harus dapat lebih mengerti tentang perasaan anak anda. Caranya adalah, buatlah anak anda menjadi suka menceritakan tentang dirinya atau pengalamannya. Ketika komunikasi sedang berlangsung, tunjukkan bahwa anda mengerti dan sangat memahami perasaan sang anak. Buatlah sang anak percaya diri dengan kemampuannya.
  3. Jangan membandingkan anak anda dengan orang lain atau sebaliknya. Tanamkan kepadanya agar selalu berpikir positif terhadap apapun dan jangan lupa untuk selalu membesarkan hatinya.
  4. Berilah perhatian. Ajak anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang dia suka. Apabila ada permasalahan dengan saudaranya, jangan selalu dibenarkan dan jangan pula selalu disalahkan. Katakan dengan lembut agar dia dapat menghargai dan menyayangi saudaranya.
  5. Anda selaku orang tua harus dapat memupuk kepercayaan diri sang anak agar dapat mandiri. Jangan biarkan anak ketergantungan terhadap orang tua ataupun terhadap orang lain. Selalu berikan kesempatan dan kebebasan untuknya melakukan sesuatu yang ke depannya akan bermanfaat positif. Ini sangat penting karena anak anda akan dapat melakukan sesuatu apabila dia bisa melakukannya.
  6. Didiklah anak anda agar dapat berbaur dengan lingkungan sekitar dan teman-temannya. Hal ini akan membuatnya menjadi lebih bersemangat untuk berkreativitas.
  7. Menghargai kemampuan anak. Biarkan ia melakukan sesuatu atau mencoba mengatasi permasalahan yang ia hadapi. Jangan selalu diberi bantuan, terutama mengekang sang anak untuk tidak melakukan apapun.
  8. Anda selaku orangtua harus konsiten untuk tidak memanjakan anak, tidak hanya satu atau dua hari saja lalu kembali memanjakan mereka.

Demikianlah cara bagaimana menghadapi si kecil yang manja. Sesekali memanjakan anak boleh saja koq, tapi tidak untuk membuat dia manja. Jadi sebagai orang tua kita harus bersikap bijak 🙂 Akhir kata saya berdo’a semoga anda bisa mempraktikkannya dan menjadikan anak anda, anak sholeh dan sholeha aamiin. Semoga bermanfat!

Sumber Majalah Nikah dengan tambahan dari papapz.com

papapz

Kang Ian a.k.a Papap. Sudah lama jadi blogger, ingin jadi parenting blogger tapi selalu sok sibuk. Ujung-ujungnya malah curhat di blog :P

6 Comments

  1. Memnag nggak mudah ya Kang jd ortu itu, perlu juga baca artikel2 spt ini jd ada masukan ya

    model di blog ini bgt menggemaskan 😛

    • ya namanya juga sambil belajar mbak 🙂 .. mbak ely belum punya momongan ya.. ^^ makasih arfa lagi main tuh di stadion bima cirebon 🙂

  2. suka point yang menghargai kemampuan anak, banyak dan tidak jarang orang tua selalu berteriak atau melarang jika anaknya akan melakukan sesuatu, menurut asmie sie lebih baik diperhatikan dan diawasi dari jauh tentang apa yang akan dilakukannya jika membahayakan baru kita “ambil” mereka dan melarangnya dengan halus. agar anak tidak menjadi penakut.

    • yups bener asmie.. banyak ortu yang cerewet.. jangan ini jangan itu padahal sih cuma kotor2an diikit aja paling bikin baju kotor akibatnya anak jadi g mau eksplor karena udah takut duluan sama ortunya 🙂

Leave a Reply to asmie Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *