Tips Merapikan Rumah Singkat & Mudah ala papapz

tips-merapikan-rumah

Punya rumah yang selalu berantakan karena ulah si kecil? Jangan stress, jangan galau! Karena papapz juga sering mengalaminya. Dari mulai masih anak 1, sampai sekarang anak 3 dan mau anak 4 hihi.

Lho, apakah seorang papapz juga harus ikut andil dalam urusan beres-beres rumah? Hmm.. di zaman now, sepertinya udah gak ada lagi deh jargon “semua pekerjaan rumah dibebankan kepada istri atau mamamnya anak-anak” kasian kan? apalagi kalau mamamnya juga bekerja dan lagi hamil! pasti cape deh.. opps papapz koq bisa ya perhatian gitu sama mamam? aiih co cweeet ..

Yups seorang papapz juga selain bekerja di luar rumah, harus bekerja di dalam rumah haha istilahnya di luar kerja banting tulang..di dalam rumah harus lempar-lempar tulang juga xixi.

Merapikan rumah memang tugas yang berat sob! kelihatannya pekerjaan yang sepele tapi membutuhkan skill dan mood yang tepat! Bayangin aja, di sebuah rumah dengan 3 anak kecil kita akan mendapati mainan berserakan, buku dan pensil dimana-mana, belum lagi tumpahan air minum dan sisa makanan yang berceceran, baju kotor dan bekas ompol. Belum di dapur ada banyak piring kotor, dan sampah yang belum dibuang. Melihat halaman belakang, penuh tahi ayam karena sekarang papapz dikasi jobdesc buat miara ayam juga haha.

Sedih bro..sedih banget pokoknya! Kalau badan udah lelah, yang ada hanyalah tatapan nanar dan hembusan nafas panjang. Duh cup..cup..cup!

Langsung aja deh guys daripada hanya membaca keluhan yang akhirnya tak mendapatkan resep dokter. Kita simak penjelasan mengenai tips singkat dn mudah dalam merapikan rumah. Ini khusus bagi keluarga muda yang tidak mempunyai asisten rumah tangga ya! Soalnya kalau punya ART, ngapain juga repot hehe!

  1. Ikhlaskan niat bro! agar jadi ibadah. Ya, membantu istri adalah ibadah. Lihat Rosulullah dulu, beliau adalah sosok suami ideal yang penuh kemandirian. So, kita juga jangan malas bro jadi suami. Kasian istri ngurus anak banyak sendirian. Emang itu anak hasil kerjasama siapa? Kalau bukan suami yang bantu siapa lagi? Kecuali kalau udah pada jadi orang kaya, tinggal sewa ART kelar deh perkara hehe.
  2. Kerjakan di waktu yang tepat. Ambil satu waktu agar kita bisa mengerjakan tugas itu secara menyeluruh. Misal di malam hari ketika anak-anak sudah tertidur pulas. Atau di pagi hari ketika mereka belum bangun. Ini akan menciptakan suasana dan semangat dalam membereskan, membersihkan dan merapikan rumah. Kalau anak-anak masih aktif, percuma deh yang ada pegel dan capek karena harus mondar mandir beres-beres. Jadi cuekkin aja kalau rumah berantakan. Kecuali kalau papapz ngidap Obsesif kompulsif atau obsessive-compulsive disorder (OCD). Itu pasti cemas banget deh kalau liat yang berantakan, pasti dikit-dikit nyapu, dikit-dikit ngepel. Ampun rempong banget ya papapz! 
  3. Siapkan alat kebersihan dan simpan dalam satu tempat/wadah. Kita pasti membutuhkan sapu, pengki, alat pel, kain, kemoceng, dan lain-lain. Pastikan alat-alat tersebut selalu ready. Karena itu adalah senjata kita hehe.
  4. Lakukan dengan penuh kehati-hatian dan tanpa menimbulkan bising. Hal ini jika dilakukan di malam hari atau pagi hari ya. Jangan pernah membuat keributan sewaktu mencuci piring, atau merapikan mainan si kecil. Lakukan dengan penuh kesenyapan!
  5. Mulai dari kamar tidur terlebih dulu. Oke, kalau untuk membersihkan seluruh bagian rumah secara menyeluruh kita mungkin perlu waktu sampe 30 menit. Tapi yang paling awal adalah pastikan bagian kamar tidur terlebih dulu yang dibereskan dan dirapikan. Karena tentunya untuk membuat nyaman mamam dan anak-anak kita disaat tidur kan? Jadi sebelum tidur, ketika anak-anak masih bermain di ruang tengah atau ruang keluarga. Papapz segera tuh beresin kamar tidur, ganti sprei, ganti sarung bantal dan guling, sapuin dan lain-lain pokoknya pastikan kamar tidur nyaman. Kalau banyak nyamuk, bisa semprot dulu dengan anti nyamuk atau kalau panas bisa hidupkan kipas atau AC. Setelah itu baru deh kondisikan untuk tidur. Urusan beresin dan rapiin rumah bisa setelah anak tidur atau nanti besok paginya sebelum anak-anak bangun.
  6. Buatlah rundown pekerjaan. Minimal dalam otak, kita sudah bisa membayangkan dan menyusun rundown pekerjaan atau to-do list. Misal pertama setelah kamar tidur tadi, lanjut beresin mainan dan buku serta alat tulis, buang sampah, simpan pakaian kotor, lalu sapuin seluruh ruangan, pel dan kasih pengharum ruangan. Lanjut lagi misal ke dapur, bereskan piring kotor, cuci piring, sapu dan pel ruangan dapur. Lanjut ke cucian dll
  7. Fokus pada pekerjaan rutin saja. Untuk kegiatan harian, cukup kegiatan intinya aja bro! Misal tadi beresin mainan, buku, nyapu, ngepel, cuci-cuci, nah kalau untuk urusan beresin lemari dapur, kulkas, ngelapin kaca, beresin genteng itu mah nanti aja pas kita weekend. Kalau itu semua dikerjain ya gempor dong bang! pokoknya jangan sampai lebih dari 30 menit saja. Stress deh kalau harus diberesin semua xixi.
  8. Bantu sama anak-anak. Ini sebenarnya untuk melatih disiplin dan kemandirian anak. Kadang papapz suka ikut kesel liat anak-anak yang sukanya berantakin mainan, buku dan alat tulis. papapz suka kasih penegasan bahwa kalau udah selesai, mainan,buku dan alat tulis langsung dibereskan dan simpan ke tempat asalnya. Walau asli pegel.. seringnya pada lupa dan alhasil papapz jadi cuma tereak-tereak doang sampe serak dan haus! Sabar ya bro..

Oke, jadi itu dulu aja lah tipsnya. Intinya sih dalam hal merapikan rumah kita harus konsisten dalam menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Kalau hanya asal beres sih gampang.. udah beresin masukin semua ke karung lalu buang-buangin xixi.

Papapz cerita berdasarkan pengalaman. No Hoax dan anti pencitraan. Bro! hidup rumah tangga penuh perjuangan.. Papapz harus lebih banyak mengalah untuk meraih kemenangan! Ceilah.. Piss Ah!

sumber gambar: http://cdn2.tstatic.net/kaltim/foto/bank/images/interior-rumah-rapi_20160507_073903.jpg

Tips Suami Menangani Istri Yang Sedang Hamil Muda

Sangat bahagia seorang suami ketika mendengar kabar bahwa istri tercinta positif hamil, tentunya akan tambah ramai deh keluarga kita dengan kehadiran sang buah hati. Bagi pasangan muda yang baru menikah, tentu saja ini merupakan pengalaman yang pertama kalinya. Namun bagi seorang istri yang kehamilannya merupakan yang kedua, ketiga dan seterusnya. Hal ini walau juga merupakan sebuah kebahagiaan, namun penyambutannya akan sedikit berbeda karena merasa ini merupakan sebuah hal yang sudah biasa terjadi yang tentu saja penanganannya sudah kita ketahui dari mulai awal kehamilan sampai dengan nanti masa persalinannya.

Usia anak saya yang pertama, Arfa saat ini belum genap 4 tahun dan anak kedua Hanaan, belum genap juga 1,5 tahun. Saat ini istri Saya juga sedang tugas belajar S2 di salah satu Universitas Negeri di Jawa Timur. Ketika mengetahui istri Saya hamil lagi untuk anak yang ke-3, Saya sedikit galau juga sekaligus bahagia hehe. Jujur ini di luar dugaan Saya karena anak kedua juga masih kecil. Namun tentunya Saya yakin karena ini merupakan takdir yang Allah sudah tetapkan, maka Saya harus yakin bahwa Saya dan istri bisa melewati ini semua. Jadi suami siaga lagi deh.. Selain ngurus anak-anak yang masih kecil ditambah istri yang sedang hamil muda ^^ Ekstra banget bagi seorang suami dan Ayah seperti Saya.

Pengalaman setiap kali hamil, istri Saya selalu lemas, dan mual muntah yang cukup sering. Bahkan ketika anak pertama pernah Hyper Emesis yaitu sebuah kondisi ibu hamil yang kondisi tubuhnya tidak begitu kuat dalam menanggung berbagai macam gejala di awal kehamilan, semisal mual muntah yang berlebihan, dehidrasi, bahkan sampai pingsan.

Disini kadang saya merasa galau, karena khawatir dengan kondisi kesehatan istri Saya. Mau tidak mau anak kedua Saya yang masih 1,5 tahun harus disapih dan tentunya tidak bisa ikut lagi menemani Mamamnya yang sedang kuliah S2. Saya sekarang hanya ditemani adik ipar cowok yang tentunya hanya bisa membantu semampunya :D.

OK cukup deh galaunya.. Yuk simak tips-tips Saya bagi Anda para suami dalam menangani istri yang sedang hamil muda..

  • Jagalah kesehatan istri, dengan memberikannya makanan yang sehat dengan gizi dan nutrisi yang cukup. Bisa ditambah dengan susu ibu hamil juga suplemen yang lain.
  • Jangan terlalu membebani istri dengan pekerjaan rumah tangga yang berat, kalau bisa suami ikut turun tangan dan atau bisa menyewa pembantu dan dibantu ortu/mertua.
  • Jaga psikis dan kondisi kejiwaan istri, biasanya ketika hamil muda kondisi kejiwaannya labil. Kalau sudah tidak menahan mual dan muntah dan juga gejala kesehatan lainnya dia akan nangis sendiri saking tidak kuatnya menanggung hal itu. Sebagai suami harus bisa memberikan ketenangan kepada istri, suami bisa memberikan pijatan ringan di bagian kaki, punggung dan memeluknya jika istri sedang galau. Berikan terus motivasi kepada istri untuk bisa survive dan melewati ini semua.
  • Jika istri bekerja, maka berikan fasilitas antar jemput dan jangan sampai terlalu mendapat goncangan di kendaraan.
  • Jika ini kehamilan yang kedua dan seterusnya, maka bantu istri untuk menjaga dan mengurus anak-anak agar tentunya istri bisa fokus dengan kehamilannya.
  • Tambah pengetahuan suami tentang berbagai hal seputar kehamilan. Jika ada gejala tertentu yang tidak normal segera konsultasikanlah ke dokter/bidan. Bacalah buku atau artikel di internet, Insya allah akan membantu Anda para suami di dalam menangani istri yang sedang hamil muda.
  • Sebisa mungkin menuruti setiap keinginan istri yang masih masuk akal, biasanya ketika hamil muda ada masa yang disebut dengan ngidam. Sebenarnya ini sebuah hal yang lazim tapi bukan menjadi alasan bagi istri untuk minta yang aneh-aneh. Kalau hanya sekedar makanan yang memang mudah untuk dibeli maka segera belikan karena biasanya ketika hamil muda, istri males makan karena selalu merasa mual. Maka ketika ketika menginginkan makanan tertentu yang istri ingin memakannya segeralah membelikannya. Tapi juga harus diperhatikan kesehatan dan kehigienisannya, jangan terlalu sering memakan makanan yang terlalu asam dan pedas juga.
  • Terakhir, Berdo’alah agar istri selalu sehat dan dijaga Allah sampai dengan masa persalinannya.

Itu sedikit tips dari Saya, Semoga Anda menjadi suami yang selalu siaga yah.Semangat bagi yng saat ini istrinya sedang hamil seperti Saya ^^

Yang Harus Dilakukan Suami Ketika Istri Positif Hamil

testpack positif

Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah yang senantiasa memberikan kenikmatan kepada Saya dan keluarga. Saya tidak menyangka di usia pernikahan saya yang baru saja menginjak hampir 5 tahun. Saya sudah memiliki 2 buah hati yang lucu Arfa dan Hanaan yang Allah masih menjaga keduanya dengan penjagaan yang baik. Dan kini saya surprise banget karena istri sedang hamil lagi anak yang ke-3 insya Allah. Padahal saat ini istri sedang tugas belajar dan melanjutkan pendidikan S2 dari pemerintah dan anak kedua yang masih menyusui karena usianya belum genap 1,5 tahun.

Tapi Allah memang memiliki kehendak lain yang tentunya itu adalah yang terbaik bagi hamba-Nya. Walau saat ini Saya hectic banget dengan apa yang saya jalani sekarang. Diantara tanggung jawab yang besar pekerjaan kantor dan juga tanggung jawab yang gak kalah besarnya di dalam keluarga. Namun saya, istri dan anak-anak harus tetap survive dengan semua kondisi yang terjadi saat ini.

Continue reading “Yang Harus Dilakukan Suami Ketika Istri Positif Hamil”

Persiapan Untuk Menyambut Kehadiran Si Kecil

arfa kecil1Alangkah bahagianya, mendapati istri positif hamil. Itulah yang saya rasakan 2 tahun yang lalu ketika ternyata istri mulai telat datang bulan. Saya ingat sekali ketika itu, kami baru pulang berkunjung dari rumah orang tua saya. Dan istri pun bilang ketika kami di jalan, bahwa saat itu istri saya sudah telat satu minggu lebih haidhnya. Saya merasa gembira sekaligus cemas karena terkadang memang waktu haidh istri saya itu tidak teratur. Sehingga akhirnya untuk memastikan kami pun berencana mampir dulu ke apotek di dekat kontrakan untuk membeli testpack.

Continue reading “Persiapan Untuk Menyambut Kehadiran Si Kecil”