Gadget bukan Candu Teknologi untuk Anak

Sekilas seperti tidak ada hal yang aneh saat matahari kembali menyapa. Ketika satu persatu anak-anakku mulai terbangun. Aku selalu khawatir ketika mereka bangun terlalu pagi dan aku tidak sempat mengalihkan perhatian mereka karena aku juga selalu sibuk dengan segala tetek bengek urusan domestik.

Apalagi ketika si kecil yang ke empat kini telah lahir. Aku seperti selalu di ambang kegalauan, menyesal namun semua kini telah menjadi rutinitas semu yang harus kuhadapi. Anak-anakku memang masih dalam usia labil. Hampir 7 tahun, 4.5 tahun, 2.5 tahun dan 3 pekan.

Aku tahu aku telah salah jalan, ketika aku mengenalkannya pada gadget smartphone. Di usia dininya si sulung adalah korban pertamaku, menyusul 2 tahun kemudian anak keduaku, lalu menyusul 2 tahun lagi anak ketigaku. Aku entah mungkin terlalu sibuk untuk sering mengajak mereka bermain baik di dalam atau di luar rumah. Sehingga yang ada kubiarkan mereka dalam fantasi tinggi dunia maya terutama melalui video-video youtube dan game-game gratisan yang dengan sangat cekatannya mereka unduh sendiri di playstore.

Kini aku hanya bisa menghela nafas ketika di pagi hari, ketiganya merajuk minta dipinjamkan “hape”. Mereka baru akan berhenti hanya ketika mereka akan berangkat ke sekolah. Si sulung akan jauh lebih lama lepas dari hape karena dia sekolah fullday sampai jam 4 sore, si kedua akan merajuk lagi meminta “hape” di jam 11 siang sepulang sekolah TK. Lalu si ketiga, anak perempuanku yang pertama dia kini sudah mulai pintar mencoba menghancurkan benteng pertahananku juga. Sedih..

kecanduan gadget pada anak

Setelah semua seperti rutinitas, aku lelah, bosan dan menyesal. Dan aku berharap semuanya tidak menjadi candu yang akan menjadi penyakit bagi mereka. Istriku yang selalu menyalahkan aku mengapa dulu aku mengenalkan mereka pada smartphone. Apalagi setelah pasang internet di rumah, semuanya diakses lebih mudah dengan wifi.

Padahal tujuan awal aku memasang internet di rumah adalah untuk fokus pada berjualan online. Tapi mengapa sekarang semua menjadi bias dan pudar? Aku pun masih stuck dalam bisnis onlineku.. malah anak-anakku yang banyak menikmati internet untuk membuka youtube dan mengunduh games.

Saat ini aku mulai mencoba menerapkan aturan-aturan untuk meminimalisir mereka bersentuhan dengan smartphone. Walau kadang hatiku sesak, tapi kucoba sabar membiarkan berbagai macam mainan berserakan di lantai ruang tengah. Daripada mereka anteng dengan hape di tangannya, lebih baik aku biarkan mereka asyik dengan mainannya. Membuka jendela imajinasi mereka dengan bermain peran dan membuat berbagai macam bentuk dari mainan legonya. Yang perempuan, aku biarkan dia main masak-masakkan atau entahlah bermain apa yang penting dia tidak memegang hape seperti kakak-kakaknya.

Tantangan orang tua di zaman sekarang sudah semakin tinggi. Mereka tidak bisa dicegah. Karena aku perhatikan hampir semua anak-anak mereka sangat suka kalau bermain gadget bahkan ada yang memang difasilitasi oleh orang tuanya. Yang bisa dilakukan oleh orang tua sekarang ini hanyalah pengawasan dan tindakan yang penuh bijak jika anak memang harus bersentuhan dengan gadget. Menurutku anak-anak untuk usia balita, TK sampai SD tidak perlu diberikan fasilitas smartphone canggih. Kalaupun mau belikan hape yang hanya bisa untuk SMS dan nelpon saja, misal hanya untuk mengkonfirmasi kita sewaktu minta dijemput pulang sekolah.

Jika mereka ingin menggunakan smartphone untuk menonton atau bermain game. Maka berikan aturan seketat mungkin. Beri aturan waktu yang jelas, misal 30 menit saja. Lalu setelah waktu habis segera ambil dari genggaman mereka. Dan awasi apa saja video yang mereka tonton dan game apa saja yang mereka unduh dan mainkan. Sebisa mungkin beri mereka motivasi bahwa hape bukanlah segalanya dan bukan alat bermain yang utama. Sebagai orang tua memang kita dituntut ekstra untuk menemani tumbuh kembangnya untuk bermain bersama baik di dalam atau diluar rumah.

Semoga satu saat, mereka tidak lagi meminta hape untuk mengusir kebosanan mereka. Lepas sudah keinginan mereka untuk tenggelam dalam dunia maya. Lalu berganti dengan keriangan dengan bermain bersama kakak, adik dan teman-teman mereka.

Apa yang teman-teman rasakan saat ini? Apakah sama dengan yang aku rasakan? Atau ada tips yang bisa dibagikan juga? Yuk share..

Papap.. Inilah Yang Harus Diperhatikan Agar Si Kecil Tidak Kecanduan Gadget!

anak dan gadget

Anak kecil bisa saja kecanduan untuk memainkan gadget. Salah satunya adalah smartphone android yang lagi trend saat ini.

Smartphone android adalah salah satu produk kecanggihan teknologi yang sudah banyak dipakai orang saat ini. Banyak aplikasi dan game yang bisa dijejalkan di dalamnya apalagi jika smartphone tersebut memiliki spek yang cukup tinggi.

Anak-anak memang terlahir dengan sangat polos. Kecerdasannya akan berkembang seiring waktu atau bisa juga dirangsang dengan stimulasi untuk mempercepat perkembangan kecerdasan otaknya.

anak dan gadget

Kalau dulu banyak orang tua yang memberikan mainan-mainan yang sifatnya edukatif dan juga program-program atau game komputer yang sifatnya memberikan pendidikan dengan cara pendekatan bermain.

Namun kini dengan seiring kecanggihan teknologi, banyak vendor aplikasi dan game yang membuat aplikasi dan game edukatif dan tentunya jika kita memiliki smartphone android maka kita bisa mengunduhnya dengan gratis dan bebas menginstalnya.

Sebenarnya saya juga diberikan fasilitas kantor berupa hape smartphone android untuk beberapa keperluan monitoring. Namun ternyata saya telah salah memberikan dan mengenalkan berbagai aplikasi,game dan video kepada si kecil. Walau belum tahap yang parah, namun jika dia mulai bete dan gak ada temennya pasti deh dia ingin sekali meminjam hape tersebut untuk mainan atau nonton video.

Sebenarnya sih dari sisi konten bagus dan tidak berbahaya tapi salah juga jika orang tua memberikan gadget tersebut agar anak diam dan tidak rewel. Jika satu saat nanti dia bete dan dicuekkin maka dia akan menjadikan gadget tersebut sebagai pelarian. Dan ia akan asyik sendiri, berjam-jam dan tidak akan menghiraukan orang di sekitarnya bahkan ortunya sendiri. Nah lho gawat kan?

Oleh karena itu jika kita akan memberikan fasilitas gadget kepada anak apalagi jika gadget tersebut terkoneksi dengan internet, maka anda harus memperhatikan hal-hal berikut agar anak tidak kecanduan:

  1. Perhatikan usia anak anda. Tentunya tidak bijak jika anak dengan usia 2 tahun dilepas begitu saja untuk diberikan sebuah gadget semisal smartphone. Dia belum bisa menjaga mainannya, sudah pasti jika dia kesal bisa saja dia akan membantingnya dan merusaknya.
  2. Menurut saya, sebenarnya tidak ada usia yang pas sebagai alasan anak boleh memakai smartphone sendiri. Karena ini kembali kepada anak itu sendiri apakah dia bisa bersikap bijak dan bertanggung jawab? Apalagi jika dia masih kecil maka jika dia sudah asik dia akan berat untuk melepasnya begitu saja. Dan tentunya repot kan jika anak sudah mulai kecanduan?
  3. Tidak usah mengkoneksikan dengan internet dan menginstal begitu banyak aplikasi. Tentunya jika memang anda punya anggaran untuk membeli gadget khusus untuk anak. Jika terkoneksi internet dia akan bisa menginstal aplikasi sendiri dan mungkin membuka youtube sendiri dan yang lainnya. Bahaya kan?
  4. Jika anda meminjamkan gadget anda pribadi maka anda harus terus memantaunya jika tidak bisa jadi data-data penting anda tanpa sengaja terhapus oleh si kecil atau jika sudah kecanduan anda akan repot jika anda meminta smartphone anda untuk keperluan anda sendiri.
  5. Hendaknya beri batasan waktu jika dia memang ingin memakai smartphone/gadget. Jika tidak dia akan kebablasan sampai mungkin baterainya habis atau sampai dia bosen sendiri. Hal ini yang akan membuatnya kecanduan dan dari sisi kesehatan juga tidak baik karena akan mengakibatkn malas beraktivitas dan juga akan membuat matanya lelah karena terus memandang layar gadget.
  6. Berikan kesibukan lain agar dia tidak terpaku dengan hanya bermain gadget. Berikan mainan lain yang tidak kalah seru dan edukatif. Dan yang lebih penting temani terus aktivitas anak jangan sampai orang tua juga malah sibuk sendiri dengan gadgetnya. Aneh kan? Karena anak pasti akan mencontoh orang tuanya.
  7. Bisa juga dengan mengajak anak bermain ke luar rumah dan bertemu teman-teman sebayanya.

Nah demikian beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orang tua agar anak tidak kecanduan gadget, smartphone dan semisalnya. Semoga bermanfaat.