0

Ayah dan Mengajari Si Kecil Berpuasa

Inget ga yah, waktu kita kecil dulu. Waktu seusia anak-anak kita sekarang.. mungkin usia 5 tahun ke atas. Sebagai seorang muslim tentunya kita ingin anak-anak kita juga rajin beribadah dan melaksanakan berbagai macam kewajiban kita sebagai seorang muslim. Salah satunya adalah puasa.

Puasa yang wajib, dilakasanakan setiap bulan Ramadhan dan itu hanya satu tahun sekali saja. Banyak orang tua yang ragu ketika ingin melatih anak-anak untuk belajar berpuasa. Memang tidak mudah, selain anak kecil memang belum diwajibkan berpuasa, tapi membiasakan ibadah sejak dini itu merupakan satu proses yang sangat positif. Ketika dewasa nanti insya allah anak-anak tidak akan merasa berat dan kesulitan lagi ketika beribadah.

Ayah dan ibu bisa saling bersinergi untuk membantu anak-anak dalam belajar berpuasa. Untuk usia anak-anak 5 tahun, atau di usia TK tentunya bisa dengan puasa setengah hari dulu, biasanya sampai adzan dzuhur. Lalu setelah berbuka disambung lagi untuk bisa melanjutkan puasanya hingga maghrib nanti. Ibu yang tidak bekerja bisa memantau secara penuh bagaimana anaka-anak belajar puasa. Ayah juga bisa memberikan support kepada anak-anak diwaktu sahur dan ketika akan berangkat kerja.

Apa saja sih, hal yang harus diperhatikan ketika mengajari si kecil berpuasa? Yuk simak beberapa hal berikut ini:

  1. Niatkan untuk beribadah. Ya mengajari si kecil berpuasa harus kita niatkan untuk ibadah. Ketika anak-anak menjadi soleh/solehah tentunya anak-anak akan menjadi investasi yang sangat berharga di akhirat nanti.
  2. Tidak boleh memaksa si kecil. Anak-anak yang belum baligh memang belum wajib untuk berpuasa. Tapi sifatnya hanya sebagai pembelajaran saja. Nah, tentunya kita tidak bisa memaksa si kecil untuk sama seperti orang dewasa. Kalau misal mereka sudah mulai tidak kuat, tidak mengapa berbuka. Tapi tentunya harus terus diedukasi jangan sampai mereka berbohong dan mencari alasan untuk berbuka sebelum waktunya.
  3. Mengalihkan perhatian si kecil. Ya anak-anak kecil yang aktif, tentunya memerlukan asupan makanan yang cukup. Nah, mungkin saat berpuasa, kurangi aktivitas di luar yang bisa membuat mereka haus dan lapar. Alihkan perhatian si kecil dengan bermain di dalam rumah atau dengan kegiatan lain yang bisa mengalihkan perhatian mereka dari makanan dan jajanan.
  4. Beri asupan nutrisi yang cukup saat sahur. Si kecil biasanya masih suka alot jika diminta bangun pagi untuk sahur. Jika si kecil agak susah untuk makan bersama. Bisa saja menemani mereka makan sahur di kamarnya. Bahkan jika harus disuapin ya tidak mengapa. Karena makan sahur itu sangat penting agar si kecil kuat berpuasa, baik yang masih puasa setengah hari ataupun yang sehari jika anak sudah menginjak usia SD.
  5. Beri hadiah. Anak-anak suka dengan pemberian. Tentunya jika si kecil pintar belajar puasanya. Ayah dan ibu bisa memberikannya hadiah kecil agar mereka semangat dalam berpuasa.

Demikianlah beberapa hal yang bisa diperhatikan oleh setiap orang tua ketika mengajari si kecil puasa. Semoga bermanfaat ya :)

sumber gambar: http://ramadan.rakyatku.com/thumbs/img_660_442_cara-mudah_1527089939uasa.jpg

Bookmark this on Delicious
Bookmark this on Yahoo Bookmark

papapz

Kang Ian a.k.a Papap Arfa. Bekerja sebagai Manager Station Radio Kita FM Cirebon, merangkap sebagai penyiar juga. Bercita-cita ingin menjadi pelopor blogger yang mewakili kalangan suami dan ayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *