0

Tips Anti Galau Tatkala Ditinggal Si Buah Hati

anak meninggalPagi tadi (Rabu/27 Des 2017), di Whatsapp Group rame karena tersiar kabar bahwa salah satu anak dari satu pejabat yang kemarin pernah bertugas di Kota Cirebon meninggal dunia dalam usia yang masih sangat muda. Penyebabnya adalah karena jatuh di kolam renang air panas di salah satu tempat wisata. Skip bagaimana detailnya, tapi yang pasti andaikan kita berada dalam posisi orang tuanya, sudah pasti bagaimana galaunya ya..!

Bagaimana tidak? anak yang sangat kita sayangi dan kita banggakan tiba-tiba secara mendadak tanpa ada tanda sakit atau yang lainnya langsung meninggal dengan kejadian yang tidak terduga atau bahkan cenderung tragis. Bahkan tadi sempat diinfokan, sang bunda sampai lama menangis di kuburan si anak tersayang.

Walau bagaimanapun jika kita memiliki anak lebih dari satu, tapi tentunya sebagai orang tua pasti akan merasa kehilangan, ya kan? karena mereka tidak bisa digantikan dengan apa pun. Tapi, walaupun begitu anak juga merupakan amanah dari Allah jadi mau tidak mau kita harus ikhlas.

Nah, berikut ini tips anti galau jika satu saat dengan takdir Allah buah hati kita meninggalkan kita lebih dulu:

  • Kalau sedih, sudah pasti sedih ya! Aku juga pasti sedih banget dong jika anak-anakku pergi meninggalkan orang tuanya lebih dulu. Tapi tentunya kita harus sangat tegar menerima semua takdir Allah ini.
  • Jangan nyalahin takdir. Dan jangan pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Allah tidak sayang, Mengapa Allah begitu cepat memanggil kembali anak kita? Kenapa bukan aku saja yang meninggal dunia? dan kalimat-kalimat lainnya yang menyatakan kita tidak ikhlas dan ridho dengan takdir dan ketetapan dari Allah.
  • Mengambil hikmah atau ibroh/pelajaran dari semua yang telah terjadi. Jika kita terus menyesali sesuatu yang telah terjadi, maka tentu tidak akan ada habisnya. Terkadang kita tidak tahu apa hikmah dibalik semua musibah atau kehilangan sesuatu yang berharga dari diri kita.
  • Tetap tersenyum dan mulai move on. Apalagi jika memiliki anak lebih dari satu. Anak-anak kita yang lainnya pun menantikan sentuhan kasih sayang kita. Jika kita hanya fokus pada kehilangan salah satu anak kita, kasian kan anak-anak kita yang lain yang juga merupakan tanggung jawab kita sebagai orang tuanya.
  • Kalau misalkan anak yang meninggal itu merupakan anak pertama kita, dan hanya satu-satunya.. segera jika masih memungkinkan untuk kita atau istri kita hamil lagi. Maka, alangkah baiknya bisa membuat program kehamilan lagi. Karena memang Allah telah menetapkan batas waktu kepada kita untuk menjaganya sampai Allah kembali mengambilnya.

Nah, mungkin itulah beberapa tips yang mudah-mudaha bisa menghindarkan kita dari kegalauan panjang akibat kehilangan anak kita tercinta. Semoga Allah mengangkat mereka dan menempatkan mereka di Surga-Nya Allah Aamiin.

Selesai ditulis, Kamis 28 Desember 2017 01.47

Bookmark this on Delicious
Bookmark this on Yahoo Bookmark

papapz

Kang Ian a.k.a Papap Arfa. Bekerja sebagai Manager Station Radio Kita FM Cirebon, merangkap sebagai penyiar juga. Bercita-cita ingin menjadi pelopor blogger yang mewakili kalangan suami dan ayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *