Tips Mencegah Anak Ngomong Jorok

anak suka ngomong jorokAnak banyak mencontoh dan meniru kata-kata yang seringkali ia dengar walau ia belum tahu makna sebenarnya. Seperti Hanaan (3.5th), akhir-akhir ini dia seringkali nyeletuk dengan kata-kata jorok yaitu menyebutkan bagian tubuh manusia yang sebenarnya kalau dalam konteks normal dan tepat sih gak papa. Tapi kalau hanya sekedar guyonan dan disebutkan dengan tanpa maksud tentunya gak pas juga dong. Emang sih pertama kali pas dia nyeletuk bilang si*it, pan*at, bo*ong, kita ketawa geli karena kita juga gak tahu kenapa dia tiba-tiba bisa ngomong kaya gitu. Tapi makin kesini, koq dia seringkali nyeletuk gitu. Mungkin dia merasa bahwa kata-kata itu lucu, dan juga dia jadikan senjata kalau permintaannya gak segera dituruti. Dia suka jawab gini ” Ya papapnya.. makanya cepetan ambilin itu..

Kadang aku heran, darimana dia dapat kata-kata itu! Silit, ini emang kata bikin geli. Iya, bukan hanya Hanaan tapi juga aku yang emang bukan asli orang Cirebon. Hanaan memang sangat dekat dengan nenek dari mamamnya. Waktu dulu mamamnya kuliah S2, Hanaan kecil sudah sering diasuh dan diajak pergi-pergian jauh misal ke daerah Cilegon, Serang Banten. Bahkan dia bisa betah berminggu-minggu sama neneknya di rumah mertuaku itu yang walaupun masih satu Cirebon tapi jarak tempuhnya bisa 40 menit-1 jam itu.

O ya, kalau kata-kata pantat dan bokong memang juga kedengaran lucu. Dan kata Arfa juga sebenarnya gak boleh bilang pantat itu. Tapi aneh di buku belajar membaca di sekolahnya ada kata-kata itu! Duh, aneh-aneh aja hehe.

Saat ini, Hanaan aku larang untuk bilang kata-kata jorok lagi. Bahkan mamamnya sangat kesal kalau tiba-tiba Hanaan nyeletuk kaya gitu lagi. Dan ngancem gak akan nurutin keinginannya lagi. Aku terus-terusan merhatiin Hanaan, tapi kadang dia suka bisik-bisik sama Arfa, kakaknya sambil cekikikan. Aku tahu dia suka sekongkol sama kakaknya dan kadang kalau mandi bareng dia juga cekikikan sama kakaknya dan latah bilang kata-kata itu lagi.

Berikut ini, Tips agar si kecil tidak latah ngucapin kata-kata jorok!

  • Telusuri darimana si kecil bisa tahu kata-kata tersebut. Kalau dari saudaranya atau keluarga kita sendiri, maka coba bilang ke saudara kita agar tidak ngucapin kata tersebut di depan anak kita. Kalau misal inputnya dari luar, misal anak-anak tetangga maka kalau bisa dibilangin anak tetangga tersebut, tapi kalau segan lebih baik kita yang mengawasi dan membatasi anak kita untuk bergaul dengan anak tersebut.
  • Berikan pemahaman kepada si kecil, bahwa kata tersebut memang tidak mengapa jika diucapkan dalam konteks yang tepat. Misal ketika kita menunjuk bagian tubuh kita yang sakit, tidak mengapa kita katakan misal “pantatku sakit!”. Nah, tapi tidak untuk diucapkan dalam situasi yang gak pas, misal untuk mengumpat atau sebagai bahan bercanda.
  • Ingatkan selalu si kecil ketika dia kembali mengucapkan kata tersebut, baik dengan sengaja ataupun tidak sengaja. Ya pada dasarnya anak-anak memang suka latah dan mulutnya kadang agak susah untuk dikontrol. Karena dia meniru dan mencontoh apapun yang dia liat, dengar dan rasakan.
  • Berikan pujian jika dia mematuhi kita dan mulai berhenti untuk ngucapin kata-kata jorok lagi.
  • Ancaman atau bahkan pukulan dan sikap kasar lainnya, memang mempan di awal tapi kadang anak malah nantinya makin berani atau dia takut untuk bilang itu di hadapan kita tapi bisa jadi dibelakang kita dia berani.

Semoga bermanfaat!

Cirebon. 24 Desember 2017 03:32

Bookmark this on Delicious
Bookmark this on Yahoo Bookmark

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *