Manfaat Makan Bersama Anak di Meja Makan

Dari jaman Saya kecil sampai sekarang Saya punya anak kecil lagi, jarang banget yang namanya waktu makan itu duduk bareng di meja makan. Semuanya selalu mengandalkan sensitifitas perut, yang artinya kalau merasa lapar ya udah makan aja dah gak usah nunggu kumpul dulu di jam tertentu hehe. Tapi gak juga artinya Saya gak pernah merasakan makan bareng kumpul bersama keluarga, memang si banyak manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita bisa duduk bareng di suatu meja lalu kita melakukan aktivitas makan bersama keluarga terutama anak-anak. Nah ngomongin makan bersama anak-anak, ada juga lho keuntungannya jika membiasakan anak makan di meja makan dalam satu waktu berkumpul bersama anggota keluarga lainnya. Apa aja keuntungannya, yuk simak dibawah ini.

makan bersama anakMengurangi kekacauan
Umumnya anak-anak di bawah 2-3 tahun memang masih sulit jika harus makan anteng di meja makan. Tapi anak-anak usia 3 tahun keatas yang sudah bisa diajak berkomunikasi tentunya akan lebih terkondisikan untuk bisa makan bersama di meja makan. Mungkin itulah mengapa Arfa makannya gak bisa cepat, Arfa belum diajari makan di satu meja jadinya Saya seringkali menyuapinya karena dia mungkin malas karena cuma makan sendirian. Tapi bener juga lho, makan di meja makan itu lebih efektif dan mengurangi kekacauan. Coba kalau anak-anak makannya sambil melakukan aktifitas lain, bahkan ada yang sampe harus jalan-jalan dan lari-lari mengejar si anak untuk menyuapinya haha. Justru hal tersebut akan meninggalkan lebih banyak noda di berbagai tempat di rumah, seperti di sofa, karpet, dan lantai. Belum lagi kotoran yang membekas di baju dan tangan anak.

Melatih disiplin dan sopan santun
Dengan makan bersama di meja, anak-anak akan terbiasa dengan jam makan. Misal kita tentukan jam makan pagi pukul 07.00, jam makan siang pukul 12.30 dan jam makan malam pukul 19.30. Maka tentunya anak akan belajar disiplin dan akan berusaha menepati jam makan bersama keluarganya. Ia juga akan belajar tertib di meja dan mematuhi aturan, misalnya bagaimana cara menggunakan sendok, garpu dan alat makan lainnya, mengatakan tolong dan terima kasih saat anggota keluarga lain menuangkan makanan dan sebagainya.

Membangun kedekatan antar anggota keluarga
Dengan makan bersama di meja makan, maka akan terjalin keakraban dan kedekatan bersama si kecil. Anda dan keluarga bisa bertukar cerita tentang apa yang dialami seharian di sekolah, di rumah bahkan Papa juga bisa bercerita bagaimana kegiatan di kantor. Tentunya hal ini akan menambah keharmonisan keluarga dan akan membuat si kecil belajar banyak hal juga. Tahu gak, menurut sebuah penelitian, kegiatan makan bersama di meja makan itu akan menambah kosa kata baru bagi si kecil dibandingkan membaca buku. Si kecil akan belajar 1000 kata baru sepanjang waktu makan malam, sedangkan jika dibacakan ia hanya menyerap 143 kosakata baru.

Belajar Fokus
Usahakan saat makan bersama di meja, kita tidak sambil menonton TV atau bermain gadget. Fokuslah pada waktu yang dihabiskan bersama-sama. Kesempatan makan bersama juga  dimanfaatkan untuk memperkenalkan makanan baru kepada si kecil. Bahkan, Papa juga bisa menunjukkan perbedaan sayur bayam dan sayur kangkung pada si kecil mulai dari tekstur, rasa, dan warnanya, misalnya.

Nah demikianlah beberapa keuntungan yang bisa diambil jika kita makan bersama di satu meja terutama bagi si kecil. Selamat mencoba.

*Sebagian sumber diambil dari Majalah Parenting Indonesia.

gambar dari sini dan sini

Bookmark this on Delicious
Bookmark this on Yahoo Bookmark

Comments
  1. Jaraseta

    Perkembangan jaman kini mengubah perilaku manusia dan juga keluarga dalam berkehidupan, sebagai contoh kecilnya saja perilaku makan di rumah, kini jarang sekali kita temukan keluarga yang menyediakan waktu bersama untuk duduk dan makan di meja makan. Padahal banyak sekali manfaat yang dapat kita dapatkan dengan melakukan perilaku tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *