Bila Harus Seatap Dengan Mertua

Mertua adalah orang tua kedua bagi kita yang sudah menikah. Alhamdulillah saya juga mempunyai orang tua dan mertua yang masih lengkap. Mertua saya orangnya baik dan sayang sama saya. Walaupun menantunya banyak, tapi kata istri, saya termasuk dalam salah satu menantu yang cukup dibanggakan hehe.

Beberapa pasangan mengeluh bahwa mereka tak nyaman jika hidup seatap dengan mertua. Baik itu mertua yang meminta kita menemani mereka, atau memang kondisi kita yang belum bisa untuk membangun rumah sendiri atau sekedar menyewa kontrakan. Dua kondisi ini memang menjadi alasan beberapa pasangan harus hidup seatap dengan mertua mereka. Mungkin apabila mertuanya seperti mertua saya sih its oke, walau saya sendiri merasa kurang nyaman jika harus hidup bareng terus sama mertua. Karena kan idealnya kalau sudah menikah, kita mempunyai kehidupan rumah tangga sendiri yang itu tidak tercampuri oleh urusan rumah tangga mertua kita. Nah repotnya apabila harus hidup seatap dengan mertua yang bawel dan seringnya selalu tak satu visi dan misi dengan kita. Mungkin rasa gak nyamannya berasa banget kan?

Sebenarnya jika yang terjadi adalah seperti ini. Maka anda harus bisa bersikap bijak dan dewasa. Banyak sebab koq yang menyebabkan mertua kadang tak begitu suka dengan menantunya walau sama-sama hidup satu atap. Untuk itu anda harus pintar-pintar mengambil hati mertua. Saya selalu dibanggakan sebagai menantu yang baik, sopan dan bisa menjaga sikap di depan mertua saya. Dan memang itu sudah menjadi karakter saya untuk selalu bersikap seperti itu. Istilahnya adalah bisa memposisikan diri dimanapun kita berada. Jadi mertua juga senang dengan keberadaan kita dalam ruang lingkup keluarga mereka. Apalagi di keluarga besar yang mengharuskan kita lebih banyak beradaptasi dan ekstra sabar jika terjadi konflik intern.

Memang di satu sisi, jika kita terus hidup seatap dengan mertua maka kita kita akan kesulitan untuk bisa belajar hidup mandiri dan menentukan gerak langkah rumah tangga kita. Tapi jika keadaanya memang kita tidak bisa untuk berpisah dengan mereka dengan sebab-sebab yang darurat, maka alangkah baiknya bagi kita untuk mengalah dan berusaha mengikuti gerak langkah dari kehidupan mertua kita. Apalagi kalau kita sudah mempunyai anak, biasanya mertua akan sangat sayang sama cucunya. Yang tadinya tidak senang pun akan menjadi sebaliknya jika sudah ada si kecil di tengah-tengah keluarga kita.

Teruslah belajar memahami karakter mertua kita, anggap saja mereka sebagai orang tua kita sehingga kita pun sungguh-sungguh dalam berbakti dan menghormati mereka. Buatlah mereka bangga mempunyai menantu seperti kita. Tentunya apabila mertua sudah menerima kita, semuanya akan menjadi serba mudah kan?

Bagi anda yang kini masih hidup seatap dengan mertua. Tetap stay cool dan enjoy aja.. Jika sudah waktunya anda pasti bisa hidup mandiri tentunya dengan kerelaan dan ridho dari mertua kita. Saya berdo’a semoga anda mempunyai mertua yang sayang pada anda dan anak-anak anda. Dan semoga hubungan anda dengan mertua tetap terjaga dengan baik. Aamiin..

re-publish dari themenworlds.com

Bookmark this on Delicious
Bookmark this on Yahoo Bookmark

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *