11

Tips Membangun Kedekatan Anak dengan Ayahnya

bounding kidsMasalah pengurusan anak dalam kehidupan berumah tangga memang bukan hanya tugas seorang ibu semata. Peran Ayah dalam memberikan kasih sayang, perhatian, dan juga pendidikan memiliki porsi yang tidak jauh berbeda dengan seorang Ibu. Namun, karena kebanyakan Ayah biasanya lebih banyak di luar rumah untuk bekerja dibandingkan seorang Ibu, maka hubungan anak dengan Ayahnya terkadang tidak terlalu dekat tidak seperti seorang Ibu yang senantiasa menemaninya sepanjang waktu.

Sebenarnya setiap Ayah bisa dengan mudah membangun kedekatan dengan anaknya. Namun, banyak juga Ayah yang menyepelekan masalah ini sehingga Ayah terkesan cuek dan tidak mau tahu dengan setiap perkembangan yang terjadi dengan anaknya tersebut.

Nah, tapi belum terlambat koq jika saat ini Anda baru saja tersadar kalau selama ini Anda tidak terlalu dekat dengan anak Anda. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda coba  untuk membangun kedekatan dengan anak Anda.

  1. Bangun kedekatan dengan anak sedari kecil. Jika Anda masih memiliki anak yang masih kecil, maka upayakan agar Anda bisa sedekat mungkin dengan si Kecil. Luangkan waktu yang cukup banyak untuk melihat dan mengamati setiap perkembangannya. Memori si Kecil berkembang sangat baik lho untuk mengenal siapa orang tua dan keluarganya. Jadi hilangkan statement “Masalah ngurus anak bukan tugas dan urusan Ayah!”  karena Ayah juga sangat berperan penting dalam perkembangan anak dan Anda bisa menjadi sosok figur yang hebat dan menyenangkan lho bagi anak Anda.
  2. Jalin persahabatan dengan si kecil. Untuk menciptakan kedekatan dengan si kecil maka jalinlah persahabatan dengan si kecil. Asiknya jika kita bisa selalu dekat dengan si kecil layaknya seorang sahabat setia. Sebelum si kecil menciptakan lingkungan sosialnya sendiri bersama teman-temannya, kita pun bisa masuk ke dalam dunia si kecil dan menjadi pendampingnya di kala senang dan sedih ^^
  3. Dampingi selalu si kecil di setiap momen indahnya. Ada saat-saat si kecil ingin ditemani oleh Ayahnya. Biasanya di hari libur, ketika semua berkumpul maka anak akan lebih banyak waktu bersama Ayah. Nah disini Ayah bisa mengajak si kecil bermain sepuasnya dan menghabiskan waktu bersama anak untuk mengisinya dengan berbagai macam kegiatan.
  4. Biarkan si kecil bersikap manja. Sikap manja memang identik dengan anak-anak, dan wajar karena memang anak-anak butuh perhatian yang lebih dari orang tuanya. Yang gak boleh adalah terlalu memanjakan anak sehingga anak malas dan malah merepotkan orang tua. Biarkan si kecil menggelayut manja atau minta digendong walau sudah bukan bayi lagi. Saat-saat seperti ini akan menyenangkan bagi si kecil dan lebih mendekatkan diri lagi dengan sang Ayah.
  5. Menemani aktivitas harian si kecil. Banyak Ayah yang mengeluh tidak punya banyak waktu untuk si kecil, apalagi untuk memandikan, menyuapi atau menemani si kecil belajar dan mengerjakan pe-er. Padahal kedekatan dengan si kecil juga bisa tercipta lho dengan kita menemani aktivitas hariannya. Jika si kecil masih belum bisa mandiri, sehingga aktivitas mandi, makan, pup dan yang lainnya masih mengandalkan orang tuanya. Maka tidak ada salahnya jika kita mencoba menggantikan peran sang Ibu yang memang sudah terbiasa dengan tugas seperti ini. Menyenangkan lho bisa dekat dengan anak di saat-saat seperti ini :)

Sebenarnya masih banyak lho tips agar si kecil bisa dekat dengan sang Ayah. Walau peran Ibu adalah tetap yang terbaik. Namun, Ayah juga bisa lho menjadi figur yang baik untuk anak dengan senantiasa menjalin kedekatan dengan si kecil semampu kita :) Selamat mencoba.

Salam

Papap Arfa

 image courtesy : http://www.clipartbest.com/hd-cartoon-baloon

Bookmark this on Delicious
Bookmark this on Yahoo Bookmark

papapz

Kang Ian a.k.a Papap. Sudah lama jadi blogger, ingin jadi parenting blogger tapi selalu sok sibuk. Ujung-ujungnya malah curhat di blog :P

11 Comments

  1. Aku mulai dekat sama Ayah pas dia sakit, alhamdulillah sampai sekarang aku sama Ayah kompak jaga mama yang lagi dikasih sakit sama Allah, hmm :’)

    Salam,
    Rava.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *