Papap .. Aku Ingin Cokelat Dan Permen!

Permen, cokelat dan es krim adalah beberapa makanan yang sangat disukai oleh anak-anak. Tapi apakah cukup aman jika dikonsumsi berlebihan?

Sebagai orang tua pastinya kita sangat menginginkan anak kita jadi anak yang sehat dan kuat. Namun bagaimana halnya jika anak seringkali mengkonsumsi makanan yang kurang sehat dan bisa mengganggu kesehatan pencernaan dan giginya? Hmm.. sepertinya semua orang tua sangat khawatir ya dengan apa saja yang sering dikonsumsi si kecil.

Permen, cokelat, eskrim dan makanan sejenis memang seakan menjadi momok menakutkan bagi para orang tua khususnya bagi ibu. Karena jujur saja sebagai ayah, saya suka senang membelikan permen, cokelat dan es krim untuk si kecil. Walau sebenarnya dalam hati saya juga tak ingin jika anak sakit dan giginya rusak, saat ini aja gigi Arfa sudah mulai pada patah sedikit-sedikit. Sudah pasti itu diantaranya karena banyak mengkonsumsi susu, cokelat, permen dan eskrim.

anak dan makanan manis

Nah, lalu bagaimana caranya agar anak tetap sehat dan giginya pun tidak rusak, sementara konsumsi permen, cokelat, eskrim dan makanan manis lainnya tidak bisa kita larang begitu saja kepada anak? Yuk kita simak tips berikut ini:

  1. Jika ingin jajan maka berikanlah anak pilihan selain permen,cokelat, dan es krim. Sebenarnya jika konsumsinya tidak berlebihan maka itu tidak mengapa namun tentunya setelah itu anak dihimbau agar menyikat gigi dan membersihkan mulutnya. Mungkin jika Ingin tetap makan makanan tersebut dibatasi saja dan tidak untuk berlebihan.
  2. Sikat gigi secara rutin khususnya sebelum tidur. Anak biasanya akan susah apalagi anak yang masih kecil. Arfa aja masih belum benar cara menyikatnya dan masih belum mau pakai odol. Namun pembiasaan yang dilakukan sejak dini insya allah akan membuat dia bisa nanti. Ini akan bagus untuk menjaga giginya tetap sehat dan kuat.
  3. Berikan pengertian pada anak bahwa permen, cokelat dan eskrim jika dikonsumsi berlebihan maka nanti akan berakibat kurang baik bagi kesehatan gigi. Dan itu bukan sebuah bentuk pelarangan, hanya agar membuat anak bisa belajar bertanggungjawab atas kesehatan dirinya sendiri.
  4. Memberikan nutrisi yang seimbang. Jadi walaupun anak suka mengkonsumsi makanan tersebut, namun tubuhnya tetap berjalan stabil. Dia tidak terpaku dengan jajanan tersebut dan tetap menyukai menu-menu makanan yang orangtua sajikan.
  5. Periksakan selalu gigi anak ke dokter gigi. Sehingga dokter bisa mengetahui kesehatan gigi anak dan bisa memberikan nasihat dan himbauan kepada anak dan kita sebagai orang tua.

Demikianlah beberapa tips agar si kecil tetap sehat walau suka mengkonsumsi permen,cokelat dan makanan manis yang sejenis. Semoga bermanfaat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *