Mendidik Anak Secara Tidak Langsung

Pendidikan bagi anak memegang peranan yang sangat penting dalam rangka mempersiapkan mereka menjadi manusia yang mandiri dari sejak dini. Pada dasarnya dalam tiap fase usia, setiap anak sudah pasti akan mengalami berbagai pertumbuhan dan perkembangan yang sifatnya alamiah. Dimulai dari usia 0-6 bulan, 6-12 bulan, 1-3 tahun dan selanjutnya. Walaupun perkembangan setiap anak berbeda-beda, namun jika anak tersebut lahir dalam kondisi normal, maka semua fase usia itu akan ia lewati dengan baik. Walaupun mungkin hasilnya dari setiap anak-anak tersebut nanti akan berbeda tergantung stimulasi yang diberikan oleh orang tua dan lingkungan sekitarnya.

Nah, cerita mengenai pendidikan anak. Maka tentunya kita tidak akan mempersempit diri hanya dengan membahas pendidikan anak di Β bangku sekolah. Karena ada masa dimana anak-anak pra sekolah yang tentunya walaupun belum dituntut untuk mendapatkan pendidikan yang wajib /sesuai dengan anjuran pemerintah, anak pun harus tetap mendapatkan pendidikan dalam hal pengenalan lingkungan, juga pendidikan mengenai sikap dan moral yang baik.

Hal ini sangat penting, dibandingkan anak harus dituntut untuk cepat bisa menulis, membaca dan berhitung. Pendidikan yang baik bagi anak meliputi kesemua aspek kehidupan yang itu nantinya berguna sampai si kecil tumbuh menjadi dewasa. Tentunya kita pun sudah tahu, bahwa keberhasilan seseorang tergantung bagaimana ia menjalani masa kecilnya.

Masa kecil yang bahagia dan kasih sayang yang penuh dari orang tua, akan menjadikan anak cepat menyerap berbagai macam pelajaran kehidupan. Memang tidak salah, anak usia pra sekolah juga diajarkan untuk bisa mengenal huruf dan angka, sampai belajar juga membaca, menulis dan berhitung. Namun hal itu bukanlah perkara yang wajib dipelajari dengan serius oleh setiap anak pra sekolah, tapi bisa diajarkan hanya sebagai pengenalan saja tapi tidak dengan cara dipaksakan.

Mendidik anak memang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, kita bisa memberikan pendidikan pada anak di setiap kondisi dan tempat secara tidak langsung. Tentunya, kita mengingat bahwa waktu yang paling banyak anak habiskan adalah di rumahnya dan bersama keluarganya. Di sekolah, anak memang diajarkan banyak sekali materi pendidikan yang bisa menunjang keilmuan dan wawasannya, namun hal itu tidak menjadikan orang tua berlepas diri dari tugas pokok orang tua untuk tetap memberikan pendidikan dalam hal yang lain, semisal pendidikan akhlaq dan moral, juga pendidikan agama yang hal itu adalah salah satu elemen terpenting dari sebuah pendidikan yang didalamnya merupakan satu kesatuan yang utuh dari setiap elemen pendidikan.

Suasana rumah yang harmonis, orang tua yang bijak dan penuh kelembutan, selalu berkata-kata baik dan berbagai perilaku baik lainnya akan memberikan contoh yang baik pula pada anak. Di sela-sela kita berkomunikasi dengan anak, di sela-sela kita menemani mereka bermain tentunya kita bisa menyisipkan banyak pelajaran berharga kepada anak. Menurut pengalaman, hal ini lebih efektif dan meresap pada diri anak dibandingkan anak menyimak langsung berbagai nasihat dan pelajaran tersebut sebagaimana halnya sang guru menyampaikan materi di depan kelas. Karena anak tidak merasa sedang diceramahi dan dinasihati, yang tentunya hal ini akan membantu ia untuk tumbuh menjadi pribadi yang baik pula.

Memang, pada akhirnya ini adalah menjadi tugas yang abadi bagi setiap orang tua di dunia ini. Walaupun tentunya konsentrasi para orang tua harus dicurahkan secara penuh ketika anak masih kecil sampai dengan dia mulai beranjak dewasa. Setelah seorang anak dewasa, biasanya anak akan dibiarkan untuk memilih dan menjalani kehidupannya sendiri. Namun peran orang tua tetaplah harus menjadi pengawas agar anak tidak lepas kontrol dan hilang kendali. Nah, sebelum terlambat.. mari kita jaga anak-anak kita dan memberikan pendidikan yang baik untuk mereka.

18 Replies to “Mendidik Anak Secara Tidak Langsung”

  1. Wah, pelajaran berharga nih sebelum nantinya memiliki anak πŸ˜€
    Pendidikan buat anak itu emang gak boleh yang muluk2.
    Pelan tapi pasti dan setidaknya mudah diserap oleh si anak πŸ˜€

  2. Sepakat Mas Papz…Semua berawal dari orang tua dan rumah tempat tinggal..jika keduanya sudah OKE..insyaAllah tidak ada masalah dengan pendidikan dari luar..:D

    1. sependapat dgn Ronal nih Kang πŸ™‚

      btw, apa kabar ? bgmn dgn kabar Arfa dan nyonya kang ? πŸ˜›

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *