Kiat Mendamaikan Pertengkaran Kakak Adik

Mempunyai banyak saudara memang mengasyikan karena rumah akan rame dan ada tempat buat curhat. Saya cuma punya 1 adik perempuan yang usianya beda 6 tahun, usia saya kini mau 27 tahun dan adik saya mau 21 tahun. Ibu saya memang penganut KB (Keluarga Berencana) sehingga dia tak mau menambah anak lagi dan kini malah sudah keburu dapat cucu hehe.

Saya sama adik memang jarang bertengkar, mungkin karena perbedaan usia yang cukup jauh dan karena beda jenis kelamin jadi kita jarang bertengkar, paling yang ada saya yang suka becandain adik saya.

Nah, jika Arfa sudah besar memang saya berencana ingin punya anak lagi. Sampai saat ini pun sebenarnya istri tidak pakai sistem KB jadi saya tidak takut kalau istri hamil lagi dan lagi berharap anak yang kedua nanti itu cewek hehe aamiin. Namun anak kan kaya rezeki jadi ya kita tunggu aja ya saat itu kapan akan datang :P.

kaka adik bertengkar

Pertengkaran diantara kakak dan adik memang wajar terjadi apalagi di waktu kecil karena biasanya setelah bertengkar pasti akan baikan lagi deh, beda sama yang udah gede, kalau udah bertengkar ya lama baikannya.

Nah, berikut ini adalah beberapa kiat yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mendamaikan pertengkaran antara kakak dan adik, diantaranya adalah:

  • Dekati mereka dan cari tahu permasalahannya. Lalu kita jelaskan mana yang benar dan mana yang salah. Tengahi dengan bijaksana. Dan nasehati anak yang salah dan menyuruhnya meminta maaf. Sementara anak yang satunya kita minta untuk memaafkan. Ada baiknya dengan cara berjabat tangan atau berpelukan.
  • Bila sebab pertengkaran adalah mainan, maka buat pengandaianm misalnya, “kalau Adik punya mainan dan Kakak tidak boleh pinjam, bagaimana perasaanmu?”
  • Bila Ayah sedang di rumah, tak ada salahnya ‘meminjam suaranya” untuk menghentikan pertengkaran. Karena biasanya anak lebih segan dengan ayahnya.
  • Bila adiknya masih terlalu kecil, dan kakaknya suka main pukul, gendong si keci ke tempat lain. Biarkan ia main lagi setelah keduanya tenang.
  • Usahakan jangan ‘main tangan’ terhadap anak. Karena anak akan menirukan apa yang dilakukan oleh orang tua terhadapnya.
  • Tanamkan sejak dini arti persaudaraan, semestinya mereka saling menyayangi dan hidup rukun.
  • Do’akan agar anak-anak dirahmati Allah dan dijauhi oleh godaan syaitan.
  • Kalau yang bersalah belum mau mengaku, ajaklah berwudhu, insya allah ia akan menyadari kesalahannya.
  • Beri teladan yang baik dengan menjaga keharmonisan suami istri maupun dengan anggota masyarakat lainnya.
  • Berikan reward/imbalan bagi anak-anak jika mampun berkomunikasi dengan baik satu sama lain dan selalu rukun.
  • Menegur dengan kata-kata yang halus namun tegas, supaya mereka tidak keterusan bertengkar.
  • Memisahkan kakak adik yang sedang bertengkar, Misalnya, kakak disuruh main di depan dan adik di belakang. Karena kesepian, lama kelamaan mereka akan berdamai dengan sendirinya sebab saling membutuhkan.
  • Jika sudah akur dan bermain bersama lagi, tekankan bahwa mereka harus saling menyayangi.
  • Sebagai orang tua, kita juga harus memperhatikan aktvitas anak, sehingga ketika ada gelagat menuju pertengkaran kita cepat mencegah.
  • Jangan pernah sekali-kali membentak mereka ketika melerai pertengkaran, karena justru akan memicu ledakan emosi anak.

Nah demikianlah beberapa kiat yang bisa dilakukan oleh orang tua ketika sedang melerai pertengkaran kakak dan adik. Semoga bermanfaat ^^

Sumber: Majalah Ummi

15 Replies to “Kiat Mendamaikan Pertengkaran Kakak Adik”

  1. kalo aku sama kakakku bedanya setahun. waktu kecil gampang banget berantem, gampang juga baikan. 😀
    coba kalo dulu ayah saya udah baca postingan ini ya..
    *jaman kapan..
    hehe..

    1. hehe iya mbak.. wajar sih kalau kaka adik berantem asal jangan keterusan hehe biasanya sih cepet baikan lagi 🙂

  2. Saya 5 bersaudara cowok semua Mas..dl waktu masih serumah tiap hati pasti berantem mas..tp itu tidak mengurangi tebalnya rasa persaudaraan kami.sekarang masing2 dah jauh..yg tersisa cuma kangen dan rindu 😀

  3. Aiih mas ternyata masih muda banget ya tapi cara berfikirnya itu loh keren.
    Klo saya berasal dri kel besar jdi yg namanya bertengkar haha dah kayak makan aja tpi itu kakak2 karena klo saya paling kecil jdi gak ikutan deh yg namanya bertengkar.
    Tipsnya cocok kuterapkan buat anakku meski ia semata wayang hehe

    1. aduuh jadi malu neh *tersipu-sipu 😛
      iya mbak anak saya juga baru satu.. ada rencana nambah lagi gak? hehe

  4. aku 5 bersodara, jarak umur cuma 2 taunan. bukan main ramenya dulu tiap hari.. tp jarang berantem sih..

    skrg justru sering ribut sama anak yg masih 4 taun, rebutan remot tivi. anak pengen liat kartun, emaknya pengen liat NCIS >_<

  5. wk wk wk… baca ini jadi inget sama kakak asmie papz, dulu kalo didepan tipi trus rebutan remote…

    ah postingan ini serasa bernostalgia, tq papz…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *