Bagaimana Membuat Usaha Sampingan Di Rumah?

Sebuah impian bagi saya dan juga istri bahwa satu saat nanti saya harus punya usaha sendiri yang sukses. Jujur saya gak mau sampai tua jadi pekerja terus, dan istri juga gak mau nunggu sampai pensiun pulang pergi sekolah terus. Pengennya sih, nanti suatu saat kami punya usaha sendiri. Entah itu sebuah toko atau usaha mandiri lainnya. Kayanya seru kalau kita bisa memanage sendiri usaha kita. Selain tidak terkekang sama nominal gaji yang tak kunjung naik, kita juga bisa mempunyai kebebasan waktu. Jadi kita bisa bebas mau kemana dan ngapain aja di keseharian kita, gak perlu izin sama bos lagi kan kita sendiri bosnya hehe.


Sedikit cerita nih, setelah menikah kira-kira sekitar 2 tahun yang lalu, saya sempat jauh-jauhan sama istri dikarenakan masalah pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Dan ketika istri hamil, akhirnya saya pun gak bisa ninggalin istri jauh-jauh lagi. Makanya saya pun akhirnya mencari pekerjaan di Kota Cirebon, nah dengan pengalaman ini saya jadi mikir, saya gak bisa nih kalau begini terus. Soalnya dengan bekerja dari pagi sampai sore, begitu banyak waktu saya yang dihabiskan di luar dan sedikit sekali waktu yang sayapunya untuk keluarga. Hmmm, solusinya gimana dong? Ya kalau menurut saya sih, kita mencari uangnya dari rumah saja hehe.

usaha sampingan rumahanMenghasilkan uang dari rumah emang gak gampang. Saya gak memberikan mimpi loh, karena memang banyak juga orang yang emang lebih nyaman kerja kantoran dan dapat gaji bulanan. Jadi ini sih buat kita-kita aja yang males kerja ke luar rumah hehe. Sebenarnya saya juga belum dapat ide cemerlang untuk mengembangkan bisnis di rumah, jadinya hingga kini saya masih berstatus karyawan. Tapi walau gitu, saya dan istri udah mulai melirik berbagai macam bisnis yang mungkin bisa menjadi peluang usaha mandiri yang bisa dilakukan di rumah.

Jadi, sebelum terjun sepenuhnya ke dunia bisnis ini, alangkah baiknya kita memulai bisnis kita dari bisnis sampingan aja dulu. Bisnis sampingan ini maksudnya bisnis yang dilakukan bukan sebagai penghasil income utama, jadi biasanya pelaku bisnis sampingan adalah para pekerja yang melakukan usaha sebagai penambah income dari gaji bulanan mereka. Ketahuan banget ya masih kurang? Hehe. Ya begitulah, kalau bisa mendapat lebih kenapa merasa cukup dengan yang segitu-gitu aja ya? Setuju?

Ngomong-ngomong sebenernya insting bisnis itu ada di diri istri saya, selain terlahir dari keluarga pebisnis, istri juga memang punya naluri bisnis yang sangat peka terhadap berbagai peluang. Kalau saya sih cuma sebagai fasilitator aja, sebagai seksi antar-jemput kalau istri belanja ini dan itu. Kemarin-kemarin sih sempat bisnis jualan baju muslimah dan anak-anak, tapi berhubung istri sedang hamil dan untuk belanjanya jauh jadi stop dulu, dan kini setelah Arfa mulai gede bisnis baju mulai lagi. Pernah juga kita bisnis jualan es bon-bon yang dititipkan di kantin sekolahnya istri. Istri melihat peluang di kantin sekolahnya belum ada yang menjual es bon-bon dan sebagai pemanfaatan dari kulkas baru yang ada di rumah, hehe biasanya kulkas itu dipakai sebagai gudang makananan saya :D. Dan istri juga sebenarnya bisa saja  ngelesin anak-anak sekolah di rumah, tapi karena kerepotan dan sering kecapean jadinya kini stop juga.

Satu asset yang kini belum pernah dipakai adalah gerobak untuk bisnis martabak mini. Karena gak ada orang yang bisa jadi pelayannya, gerobak itu kini cuma nongkrong aja di teras kontrakan. Sayang juga sih, semoga satu saat gerobak itu berguna untuk bisnis yang lainnya.

Gimana? Seru juga kan kalau punya bisnis sampingan! Kalau ada modal dan kesempatan, kenapa gak kita coba? Yuk!

15 Replies to “Bagaimana Membuat Usaha Sampingan Di Rumah?”

  1. Pengen dari dulu usaha sampingan, tapi dah 2x gagal. Ini lagi mencoba, hehehe.. ayoo kita semangat!! smoga bisnisnya lancar 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *