Bercerminlah

bercerminSeringkali kita tak bersyukur dengan segala nikmat yang telah diberikan oleh Sang Pencipta kepada kita. Kita dapati banyak orang yang mengeluh ketika mendapati dirinya memiliki wajah yang kurang tampan atau cantik, ketika hartanya tak kunjung bertambah, atau ketika jabatannya tak kunjung naik. Itu hanya sebagian contoh saja, orang-orang yang banyak mengeluh dan menyesali kehidupannya.

Namun, apakah kita sering memikirkan bagaimana kita bisa hidup hingga sekarang? Udara yang kita hirup, sinar matahari yang menjadikan dunia terang benderang, detak jantung yang tak pernah berhenti dan begitu banyak kenikmatan yang dianggap kecil namun sesungguhnya itu adalah nikmat yang sangat besar artinya dibandingkan dengan kenikmatan duniawi yang semu ini.

Mungkin kita harus lebih banyak bercermin agar kita bisa lebih memahami diri kita sendiri. Ketika kita merasa tidak tampan, lihatlah ada orang lain di belakang kita yang juga lebih-lebih merasa tidak tampan. Misalnya Artis Tukul, apakah para wanita melihat Bapak Tukul sebagai Artis yang tampan? Ohh.. bisa anda nilai sendiri. Namun apakah dia menyesal dilahirkan dengan kondisi wajah seperti itu? Tentu tidak kan? Justru dia mensyukurinya sehingga dia bisa terkenal dan sukses sebagai artis.

tukul

Atau mungkin anda sering merasa bahwa Anda seorang yang miskin? Padahal anda masih berpakaian, Anda masih bekerja walau gajinya masih minim dan sering ngutang di warung ketika sudah di akhir bulan. Namun tidakkah anda lihat masih banyak orang yang kurang beruntung dibandingkan Anda. Makan hanya satu kali sehari, baju pun jarang sekali diganti dan masih banyak kekurangan-kekurangan lain yang dirasakannya.

Ohh sahabat, ayolah kita sadari bahwa dunia ini hanya sementara. Harta yang berlimpah tak akan dibawa mati, wajah tampan akan menjadi keriput dikala tua nanti, anak yang banyak pun tak akan pernah mau ikut masuk ke dalam lubang kubur yang hanya pas dengan ukuran tubuh kita tersebut. Kalau sudah seperti itu, mau apalagi kita?

Bercermin, tidak hanya untuk melihat diri kita pantas. Tapi bercermin juga menjadikan kita menyadari setiap kekurangan kita dan dengan itu kita berupaya memperbaikinya dengan cara terus bersyukur dan berusaha sekuat mungkin agar kita bisa menjadi lebih baik lagi. Jangan menyerah dan tersenyumlah.

arfa bercerminArfa bercermin

arfa bercerminArfa bercermin

arfa bercermin

6 Replies to “Bercerminlah”

  1. bercermin juga bisa memotivasi orang yg putus cinta loh. Mungkin kita masih belum pantas atau terlalu “berlebih” buat pasangan kita sehingga dia minder lalu minta putus 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *